Saatnya Bangunan Anda Bebas Dari Rayap<<<<>>>>>Dapatkan penawaran Menarik Disc Up 30<<<<<>>>> Website.www.membasmirayap.com

cara mengatasi rayap dengan obat anti rayap

Hari ini akan tahu , bahwa jumlah rayap di dunia ini lebih banyak daripada jumlah manusia yang ada di muka bumi ini, kerana itu anda wajib tau bagaimana Cara Membasmi Rayap terbaik?

Bangunan apa pun bisa lapuk gara-gara rayap.apalagi bila plafond rumah jatuh. Hal ini membuat kita kuatir terutama bagi pengguna material kayu karena selain mengakibatkan kerusakan, akibat dari rayap juga membuat kita harus mengeluarkan banyak biaya untuk memperbaikinya. Betapa sayangnya bila properti kesayangan anda harus rusak akibat dari rayap.

Namun ada beberapa jenis kayu tertentu yang tahan terhadap rayap, tetapi itu pun jenis kayu yang tergolong kayu langka dan mahal harganya, seperti kayu jati, kayu ulin, dan kayu merbau yang berumur diatas puluhan tahun. Itu dikarenakan kayu-kayu tersebut mengandung zat ekstraktif yang bersifat racun bagi jamur dan rayap. Akan tetapi bila pohon tersebut masih usia muda dalam pengolahannya rayap aka dapat memakan habis.

Namun, pengguna kayu tidak perlu lagi kuatir akan ancaman rayap karena sekarang bisa dicegah dengan Anti Rayap. Berikut ini ada 4 cara mencegah serangan rayap pada rumah Anda dan bagaimana Cara Membasmi Rayap tersebut.

Cara Membasmi Rayap bagian pertama. Bagi Anda yang sedang mulai membangun rumah dari tahap awal, sangat dianjurkan untuk menyemprotkan cairan Anti Rayap ke seluruh lubang pondasi atau dengan penyuntikan Anti Hama rayap ke dalam tanah di sekeliling (rencana) bangunan atau rumah tersebut. Sedangkan bagi Anda yang rumahnya sudah terserang rayap dapat memberikan Anti Hama rayap berupa cairan kimia yang di injeksi ke dalam dinding dalam dan luar bangunan yang telah dilubangi degan bor beton. Jarak antar lubang sekitar 30-40 cm cm dan setiap lubangnya disemprot sebanyak 2-3 liter drngan kedalaman bor 20-25 cm.

Cara Membasmi Rayap Bagian Kedua. Untuk kusen yang menggunakan material kayu, sebaiknya diovenisasi, yaitu sistem pengurasan kandungan air pada material kayu yang hendak dipergunakan. Setelah di ovenisasi, kayu di celupkan kedalam cairan kimia anti rayap atau di semprot.

Dan Cara Membasmi Rayap yang terakhir yaitu dengan umpan rayap. Cara kerja dari Umpan Rayap ini adalah dengan memberi umpan berupa kertas atau bahan lain yang sudah diperkaya dengan semacam enzim yang mengandung hexafumiuron yang berfungsi untuk menghambat pembentukan kulit luar. Ketika pasukan rayap memakan umpan terus menerus dan sekaligus memberikan umpan tersebut kepada ratunya, maka dalam waktu 2-3 bulan koloni rayap tersebut akan mati karena mereka tidak dapat membentuk kulit baru.

Daya tahan dari Umpan Rayap ini berkisar antara 4 -5 tahun. Setelah itu perlu diinjeksi ulang agar koloni rayap tidak berkembang kembali. Pemeriksaan berkala setiap 6 bulan sekali juga perlu dilakukan untuk mendeteksi jika terjadi pelapukan awal.

Anggota Koloni Rayap

1. Ratu
Ratu rayap dapat hidup sampai dengan 20 tahun, bahkan lebih. Dan selama hidupnya ratu hanya bertelur dan tetap berada di inti sarang dan tidak keluar sampai akhir hayatnya. Hanya ada satu ratu di setiap koloni rayap. Ukuran ratu Macrotermes sp dewasa dapat sebesar jempol pria dewasa bahkan lebih.

Meskipun belum dapat dibuktikan secara ilmiah, ratu rayap dipercaya dapat menentukan masa depan nimfa entah itu akan menjadi pekerja, laron atau prajurit dengan menggunakan frekuensi suara tertentu yang di kirimkan kepada nimfa.

2. Raja
Berbeda dengan raja semut yang segera mati setelah tak lama menghasilkan keturunan dengan ratu semut, raja rayap menemani sang ratu rayap seumur hidupnya. Ukuran raja rayap pada umumnya hanya 1/10 dari ukuran ratu rayap.

Ukuran raja rayap hanya bertambah sedikit setelah menemani sang ratu. Dalam satu koloni hanya ada satu ratu dan raja.

3. Nimfa
Nimfa merupakan bayi rayap yang akan menjadi pekerja, laron atau prajurit sesuai dengan kebutuhan koloni rayap. Sang ratu sendiri yang akan menentukan kebutuhan koloni.

4. Rayap Pekerja
Rayap pekerja dapat berjumlah hingga 85% dari sebuah koloni. Kelangsungan hidup sebuah koloni rayap tergantung dari rayap pekerja karena hanya merekalah yang dapat mengkonsumsi kayu dan membagikannya kepada seluruh anggota koloni rayap yang lain. Dengan kata lain merekalah yang menyuapi makanan kepada seluruh anggota koloni yang lain (ratu, raja, prajurit, nimfa dan telur).

Mereka adalah pencari sumber makanan yang gigih, dan dipercaya jangkauan mereka dapat mencapai sejauh 50 meter bahkan lebih dari sarang. Mereka juga berfungsi membersihkan wajah (grooming) seluruh anggota koloni.

Dan yang perlu diingat adalah, hanya mereka yang merusak bangunan kita.

Sebagai tulang punggung koloni rayap, maka kesuksesan sebuah teknologi penanganan rayap sangat tergantung kepada pengendalian/pemusnahan rayap pekerja ini. Apabila hal ini gagal dilakukan oleh sebuah teknologi pemusnahan rayap maka dapat dikatakan teknologi tersebut gagal dalam menangani serangan koloni rayap.

5. Rayap Prajurit
Rayap prajurit berjumlah sampai dengan 15% dari seluruh anggota koloni. Mereka
mempunyai bentuk rahang khusus untuk bertempur dan menjaga diri mereka. Rayap prajurit memiliki kepala yang sangat keras dan tidak akan hancur apabila ia mati. Rayap prajurit menjaga dan menemani rayap pekerja di sekitar sumber makanan untuk berjaga dari serangan predator (semut) maupun koloni rayap lain.

Rayap prajurit akan membunyikan alarm kepada koloni apabila timbul ancaman atau bahaya bagi koloni, entah itu adanya bau kimia, gangguan hewan / manusia maupun serangan dari predator dan koloni rayap lain dengan cara membenturkan kepalanya di terowongan tanah mereka dan alarm ini akan menyebabkan rayap pekerja dan prajurit untuk berpencar dan bersembunyi di tempat yang mereka anggap aman (misal retakan tembok) dan akan bekerja kembali setelah bau kimia / keadaan dianggap aman.

Berpenc

Hari ini akan tahu , bahwa jumlah rayap di dunia ini lebih banyak daripada jumlah manusia yang ada di muka bumi ini, kerana itu anda wajib tau bagaimana Cara Membasmi Rayap terbaik?

Bangunan apa pun bisa lapuk gara-gara rayap.apalagi bila plafond rumah jatuh. Hal ini membuat kita kuatir terutama bagi pengguna material kayu karena selain mengakibatkan kerusakan, akibat dari rayap juga membuat kita harus mengeluarkan banyak biaya untuk memperbaikinya. Betapa sayangnya bila properti kesayangan anda harus rusak akibat dari rayap.

Namun ada beberapa jenis kayu tertentu yang tahan terhadap rayap, tetapi itu pun jenis kayu yang tergolong kayu langka dan mahal harganya, seperti kayu jati, kayu ulin, dan kayu merbau yang berumur diatas puluhan tahun. Itu dikarenakan kayu-kayu tersebut mengandung zat ekstraktif yang bersifat racun bagi jamur dan rayap. Akan tetapi bila pohon tersebut masih usia muda dalam pengolahannya rayap aka dapat memakan habis.

Namun, pengguna kayu tidak perlu lagi kuatir akan ancaman rayap karena sekarang bisa dicegah dengan Anti Rayap. Berikut ini ada 4 cara mencegah serangan rayap pada rumah Anda dan bagaimana Cara Membasmi Rayap tersebut.

Cara Membasmi Rayap bagian pertama. Bagi Anda yang sedang mulai membangun rumah dari tahap awal, sangat dianjurkan untuk menyemprotkan cairan Anti Rayap ke seluruh lubang pondasi atau dengan penyuntikan Anti Hama rayap ke dalam tanah di sekeliling (rencana) bangunan atau rumah tersebut. Sedangkan bagi Anda yang rumahnya sudah terserang rayap dapat memberikan Anti Hama rayap berupa cairan kimia yang di injeksi ke dalam dinding dalam dan luar bangunan yang telah dilubangi degan bor beton. Jarak antar lubang sekitar 30-40 cm cm dan setiap lubangnya disemprot sebanyak 2-3 liter drngan kedalaman bor 20-25 cm.

Cara Membasmi Rayap Bagian Kedua. Untuk kusen yang menggunakan material kayu, sebaiknya diovenisasi, yaitu sistem pengurasan kandungan air pada material kayu yang hendak dipergunakan. Setelah di ovenisasi, kayu di celupkan kedalam cairan kimia anti rayap atau di semprot.

Dan Cara Membasmi Rayap yang terakhir yaitu dengan umpan rayap. Cara kerja dari Umpan Rayap ini adalah dengan memberi umpan berupa kertas atau bahan lain yang sudah diperkaya dengan semacam enzim yang mengandung hexafumiuron yang berfungsi untuk menghambat pembentukan kulit luar. Ketika pasukan rayap memakan umpan terus menerus dan sekaligus memberikan umpan tersebut kepada ratunya, maka dalam waktu 2-3 bulan koloni rayap tersebut akan mati karena mereka tidak dapat membentuk kulit baru.

Daya tahan dari Umpan Rayap ini berkisar antara 4 -5 tahun. Setelah itu perlu diinjeksi ulang agar koloni rayap tidak berkembang kembali. Pemeriksaan berkala setiap 6 bulan sekali juga perlu dilakukan untuk mendeteksi jika terjadi pelapukan awal.

Anggota Koloni Rayap

1. Ratu
Ratu rayap dapat hidup sampai dengan 20 tahun, bahkan lebih. Dan selama hidupnya ratu hanya bertelur dan tetap berada di inti sarang dan tidak keluar sampai akhir hayatnya. Hanya ada satu ratu di setiap koloni rayap. Ukuran ratu Macrotermes sp dewasa dapat sebesar jempol pria dewasa bahkan lebih.

Meskipun belum dapat dibuktikan secara ilmiah, ratu rayap dipercaya dapat menentukan masa depan nimfa entah itu akan menjadi pekerja, laron atau prajurit dengan menggunakan frekuensi suara tertentu yang di kirimkan kepada nimfa.

2. Raja
Berbeda dengan raja semut yang segera mati setelah tak lama menghasilkan keturunan dengan ratu semut, raja rayap menemani sang ratu rayap seumur hidupnya. Ukuran raja rayap pada umumnya hanya 1/10 dari ukuran ratu rayap.

Ukuran raja rayap hanya bertambah sedikit setelah menemani sang ratu. Dalam satu koloni hanya ada satu ratu dan raja.

3. Nimfa
Nimfa merupakan bayi rayap yang akan menjadi pekerja, laron atau prajurit sesuai dengan kebutuhan koloni rayap. Sang ratu sendiri yang akan menentukan kebutuhan koloni.

4. Rayap Pekerja
Rayap pekerja dapat berjumlah hingga 85% dari sebuah koloni. Kelangsungan hidup sebuah koloni rayap tergantung dari rayap pekerja karena hanya merekalah yang dapat mengkonsumsi kayu dan membagikannya kepada seluruh anggota koloni rayap yang lain. Dengan kata lain merekalah yang menyuapi makanan kepada seluruh anggota koloni yang lain (ratu, raja, prajurit, nimfa dan telur).

Mereka adalah pencari sumber makanan yang gigih, dan dipercaya jangkauan mereka dapat mencapai sejauh 50 meter bahkan lebih dari sarang. Mereka juga berfungsi membersihkan wajah (grooming) seluruh anggota koloni.

Dan yang perlu diingat adalah, hanya mereka yang merusak bangunan kita.

Sebagai tulang punggung koloni rayap, maka kesuksesan sebuah teknologi penanganan rayap sangat tergantung kepada pengendalian/pemusnahan rayap pekerja ini. Apabila hal ini gagal dilakukan oleh sebuah teknologi pemusnahan rayap maka dapat dikatakan teknologi tersebut gagal dalam menangani serangan koloni rayap.

5. Rayap Prajurit
Rayap prajurit berjumlah sampai dengan 15% dari seluruh anggota koloni. Mereka
mempunyai bentuk rahang khusus untuk bertempur dan menjaga diri mereka. Rayap prajurit memiliki kepala yang sangat keras dan tidak akan hancur apabila ia mati. Rayap prajurit menjaga dan menemani rayap pekerja di sekitar sumber makanan untuk berjaga dari serangan predator (semut) maupun koloni rayap lain.

Rayap prajurit akan membunyikan alarm kepada koloni apabila timbul ancaman atau bahaya bagi koloni, entah itu adanya bau kimia, gangguan hewan / manusia maupun serangan dari predator dan koloni rayap lain dengan cara membenturkan kepalanya di terowongan tanah mereka dan alarm ini akan menyebabkan rayap pekerja dan prajurit untuk berpencar dan bersembunyi di tempat yang mereka anggap aman (misal retakan tembok) dan akan bekerja kembali setelah bau kimia / keadaan dianggap aman.

Berpencarnya anggota koloni akan menyebabkan terbentuknya satelit koloni (koloni yang terputus dari sarang), namun tetap memiliki potensi merusak bangunan.

6. Laron
Sama halnya seperti semut, koloi rayap juga memiliki laron namun berbeda bentuk.

Laron diterbangkan oleh koloni rayap 2 kali dalam setahun dalam keadaan udara yang agak hangat dan angin yang tidak terlalu kencang. Hal dilakukan untuk meningkatkan harapan hidup laron terhadap gangguan alam.

Laron akan mencari pasangannya dibawah sinar lampu. Setelah mereka menemukan pasangannya, maka mereka akan memutuskan sayap mereka dan akan berjalan beriringan mencari celah di tanah atau di bangunan.

Bagi anda yang bemasalah dengan rayap dapat menghubungi kami di 021 93668690
Tim kami akan memberikan informasi yang akurat bagi anda 
survey Gratis
arnya anggota koloni akan menyebabkan terbentuknya satelit koloni (koloni yang terputus dari sarang), namun tetap memiliki potensi merusak bangunan.

6. Laron
Sama halnya seperti semut, koloi rayap juga memiliki laron namun berbeda bentuk.

Laron diterbangkan oleh koloni rayap 2 kali dalam setahun dalam keadaan udara yang agak hangat dan angin yang tidak terlalu kencang. Hal dilakukan untuk meningkatkan harapan hidup laron terhadap gangguan alam.

Laron akan mencari pasangannya dibawah sinar lampu. Setelah mereka menemukan pasangannya, maka mereka akan memutuskan sayap mereka dan akan berjalan beriringan mencari celah di tanah atau di bangunan.

Bagi anda yang bemasalah dengan rayap dapat menghubungi kami di 021 93668690
Tim kami akan memberikan informasi yang akurat bagi anda 
survey Gratis
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...